Catalog :



Detail Article

JURNAL EKONOMI DAN BISNIS AIRLANGGA

ISSN

Vol. 1 / No. 1 / Published : 0000-00

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

PERKEMBANGAN INDUSTRI PANGAN DAN PEMBANGUNAN AGROINDUSTRI DALAM MENGGERAKKAN EKONOMI INDONESIA MENGHADAPI GLOBALISASI

PERKEMBANGAN INDUSTRI PANGAN DAN PEMBANGUNAN AGROINDUSTRI DALAM MENGGERAKKAN EKONOMI INDONESIA MENGHADAPI GLOBALISASI

Author :

    Abstract :

    Secara eksplisit tidak dikenal kebijaksanaan nasional tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk industri pangan, tetapi sejarah pemanfaatan ilmu dan teknologi (Iptek) pada industri pangan di Indonesia sudah cukup lama. Dalam suasana Repelita, Iptek mulai diberi peranan dalam usaha ekonomi termasuk dalam industri pangan. Penelitian kebijaksanaan ilmu pengetahuan dan teknologi industri pangan mengalami perkembangan sejak jaman penjajahan – masa kemerdekaan – masa Orde Baru. Berbagai industri pangan terdapat di Indonesia, baik yang khas tradisional, seperti tempe, dodol, sagu, lempeng dan rempeyek ataupun jenis yang berasal dari Eropa, seperti roti, biskuit, makanan kaleng, dan sosis. Berdasarkan jenis bahan dasar atau bahan mentah yang digunakan, industri pangan dapat dikelompokkan sebagai kelompok industri pangan nabati, bahan hewani, bahan campuran nabati dan hewani, serta industri pangan kimiawi. Industri pangan dapat dikelompokkan ke dalam industri besar, sedang, dan kecil. Produksi pangan mendominasi sektor pertanian. Sumbangan sektor pertanian terhadap pembangunan ekonomi sangat penting, sehingga sangat diperlukan pembangunan agribisnis. Kemampuan mengembangkan agroindustri sebagai perolehan devisa mempunyai implikasi yang sangat luas dalam perekonomian, sehingga mampu memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian nasional. Untuk mendukung kondisi lingkungan strategis dalam pengembangan agribisnis yang kondusif melalui restrukturisasi pedesaan perlu dikembangkan empat pilar penopang sistem agribisnis, yang meliputi: eksistensi semua komponen sistem agribisnis secara lengkap di pedesaan; wirausaha dan kemitraan usaha; iklim lingkungan yang kondusif dan gerakan nasional pengembangan agribisnis. Globalisasi merupakan kenyataan yang tidak bisa dihindari, dan sangat rentan terhadap kestabilan ekonomi dan mudah terjadinya krisis ekonomi seperti yang sedang dialami Indonesia. Dalam globalisasi terjadi perubahan paradigma dari keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif. Visi pembangunan pertanian adalah mewujudkan sistem pertanian yang pengelolaannya didasarkan pada pendekatan industri. Untuk mewujudkan visi tersebut diperlukan sistem pertanian terintegrasi dengan agribisnis dan agroindustri, yang berpijak pada efisiensi, produktivitas, kualitas serta nilai tambah, tanggap terhadap perkembangan Iptek serta penerapan manajemen modern, mewujudkan pelaku pertanian yang profesional dan beretos kerja industri (pertanian berbudaya industri), serta mewujudkan pertanian sebagai wahana untuk menciptakan keadaan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Keyword :

    industri pangan, ilmu dan teknologi, pertanian, pembangunan ekonomi, agribisnis, globalisasi, keunggulan komparatif, keunggulan kompetitif,


    Daftar Pustaka :





      Archive Article

      Cover Media Content

      Volume : / No. : / Pub. :